Wednesday, May 28, 2014

I've Nener Been to Me Charlene (Duncan/ Oliver)



Insya Allah kenal dong dengan lagu dengan judul ini yang dinyanyikan oleh Charlene. Siapa? One hit wonder kayaknya sebab lagu lainnya mana?
Versi awal lagu ini dirilis tahun 1976 oleh Randy Crawford. Charlene sendiri baru  tahun 1977 kemudian dirilis ulang tahun 1982. Menduduki tangga 3 di Amerika dan no. 1 dibeberapa negara seperti Kanada, Autralia, Inggris dan Irlandia.
Oya Charlene itu masuk label Motown.
Kita tidak akan membahas isi lagu ini yang konon kontennya berisi feminisme...yang jelas ada kesalahan dalam lirik yaitu the isle of Greece (pulau Yunani) Mana ada? Yunani itu Peninsula/ semenanjung.. Tapi ya sudahlah hehe...kita dengarkan saja yuuuk!!


Hey lady, you lady
Cursing at your life
You're a discontented mother
And a regimented wife
I've no doubt you dream about
The things you'll never do
But, I wish someone had talked to me
Like I wanna talk to you
Whoooa, I've been to Georgia
And California and anywhere I could run
Took the hand of a preacher man
And we made love in the sun
But I ran out of places
And friendly faces
Because I had to be free
I've been to paradise
But I've never been to me
Please lady, please, lady
Don't just walk away
'Cause I have this need to tell you
Why I'm all alone today
I can see so much of me
Still living in your eyes
Won't you share a part
Of a weary heart
that has lived million lies
Whoooa, I've been to Nice
And the Isle of Greece
While I've sipped champagne on a yacht
I've moved like Harlow in Monte Carlo
And showed 'em what I've got
I've been undressed by kings
And I've seen some things
That a woman ain't supposed to see
I've been to paradise
But I've never been to me
Hey, you know what paradise is
It's a lie
A fantasy we create about people
And places as we'd like them to be
But you know what truth is
It's that little baby you're holding
And it's that man you fought with this morning
The same one you're going to make love with tonight
That's truth, that's love
Sometimes I've been to crying
For unborn children
That might have made me complete
But I, I took the sweet life
I never knew
I'd be bitter from the sweet
I've spent my life exploring
The subtle whoring
That costs too much to be free
Hey lady, I've been to paradise
But I've never been to meeeeeee
I've been to paradise
(Never been to me)..

Sunday, May 25, 2014

Oh My Belle Emmanuelle....David Rose & Michel Magne


Tahun 80 an lagu romantik sendu berdurasi 3.40 ini happening di radio-radio di Bandung. Tak banyak yang mengupas tentang lagu ini..yang pasti terdapat pada album Emmanuelle4. Theme song film dewasa..hehehe..

Silakan nikmati dari Youtube.
Sambil bernyanyi juga boleh  liriknya ada dibawah.(mohon koreksi jika salah).


In Your life there's a time for love
Oh my belee Emmanuelle
They've been breaking your heart
but I know...that You'll still will find
the choice to love or die

*)Nu Emmanuelle..
   l'amour is all You want...
   Nu Emmanuelle..
   l'amour will be Your destine

Late at night in Your lonely room
Oh my belle Emmanuelle
You are dreaming of love
And you'll find...in your solitude.
the choice to love or die

*)
**)Although heartbreak will make you cry..
Oh my belle Emmanuelle..
there's a chance you will find
Tommorrow...that the world in time
the choice to love or die

*)
**)

Tuesday, January 29, 2013

GINGERBREAD - ROSES (are Red but not Forever)

Halo apa kabar? Jumpa lagi, sudah lama saya tidak mengisi blog ini. Kali ini saya akan membahas lagu yang cukup tenar di era tahun 80an tepatnya tahun '85. Kala itu radio-radio sering memutar lagu lagu barat terbaru yang hit semisal, We are the world, Nothing gonna change, Carelees whisper, Like a virgin, Everytime you go away, Cheris, Saving all my love for You, Knive (yang ini jangan diterjemahkan judulnya ya! jadinya aneh, sadis, lucu he..he..) dan seabreg lagi lagu hits lainnya yang tidak mungkin saya tulis semua. Why? Capek menulisnya karena waktu itu para artis/ penyanyi  produktif mengeluarkan album atau lagu yang uenak-uenak tenan.

Dari sekian banyak lagu indah itu beberapa diantaranya  bernada sendu yang saya suka seperti lagu Can't fight this feeling, I want to know what love is, Separate lives, dan Roses are red but not forever.  Untuk mencari lagu-lagu tersebut sangat mudah ditemukan namun lagu yang saya sebut terakhir itu sudah lama saya googling cari di internet, namun usaha saya selalu gagal dan  gagal lagi. Baru seminggu kemarin saya iseng lagi  cari di youtube, eh alhamdulillah ternyata ada baru diunggah dua tahun lalu. Yang lebih mengagetkan lagi ternyata ini lagu dari band Melayu made in Singapura dari  Class Acts Album kompilasi band band seperti  Zircon Lounge, Tokyo Square (Within You'll Remain), The Flying Dutchman dan Gingerbread. Untuk tidak berlama-lama langsung lihat yuk..!!



ROSES

Roses are red but not forever
But then violets are blue some are never
They're all the same
They seem to change

You say your love is forever

But is it fading away like a flower
Colours have changes
you're not the same

Tell me am I supposed to believe in you
When your love for me is never true
You always make me feel for you
like great pretenders do
Tell me how can I believe in you

When you say you'll stay
It never seems that way
You always had another date
To another place
You just go away you never stay

How can I tell you
That you're being so untrue
You'd only drift away
To some distant place
And you will fade away..
Roses are red but not forever
But then violets are blue some are never
They're all the same
They seem to change

roses.....
they'll never stay
they'll fade away........ like you

Wednesday, June 20, 2012

YOU'LL NEVER WALK ALONE



You'll Never Walk Alone pertama kali diperdengarkan di sebuah pentas drama musikal yang berjudul " Carousel " tahun 1945. YNWA saat itu menjadi show tune drama musikal yang dikomposeri oleh Richard Rodgers serta Oscar Hammerstein II di tahun 1945.

Untuk di dunia persepak bolaan, lagu ini identik dengan fans Liverpool. Sampai sekarang suporter Liverpool masih bertengkar dengan pendukung Glasgow Celtic, Skotlandia soal siapa yang lebih berhak "memiliki" anthem tersebut. Pasalnya para pendukung Celtic juga mengklaim sebagai suporter pertama yang menjadikannya sebagai lagu kebangsaan. Ada fakta menarik sebuah buku yang berjudul "Celtic United" mengklaim bahwa fans Liverpool bukanlah yang pertama menyanyikan YNWA. Dalam buku tersebut ditulis bahwa yang pertama kali menyanyikan lagu YNWA tersebut adalah fans Man Utd saat mereka berduka atas tragedi Munich 1958.

Banyak klub luar Inggris juga menyanyikannya: CSKA Sofia (Bulgaria); Rapid Vienna (Austria); Dinamo Zagreb (Kroasia); Ajax dan Twente (Belanda); Dortmund, Schalke, Bremen, St Pauli, Aachen, Mainz 05, dan Kaiserslautern (Jerman); AEK Athens (Yunani); FC Tokyo (Jepang); serta Brugge, Antwerp, dan Mechelen (Belgia).

You'll Never Walk Alone mempunyai pesan yang sarat akan makna kebangkitan dari sebuah kegelapan. Dalam sejarahnya, You'll Never Walk Alone telah banyak direkam ulang atau dicover oleh banyak penyanyi di Inggris maupun luar inggris.

Awal dari lagu YWNA masuk ke liverpool di awali dengan sebagai sebuat hits dari grup band asal Liverpool bernama Gerry and The Pacemaker. Perlu dicatat lagi, You'll Never Walk Alone yang dibawakan Gerry And The Peacemaker menempati chart no 1 selama 4 minggu dan hanya YNWA ala Garry and The Pacemaker lah yang mengalahkan "I Want To Hold Your Hand" karya The Beatles. Dikarenakan lagu YWNA menjadi hits dan band Gerry and the pacemaker berasal dari liverpool maka mulailah para fans liverpool menyanyikan You'll Never Walk Alone di Anfield. YNWA biasanya diperdengarkan fans Liverpool sesaat sebelum kick off dan 5 menit sebelum bubaran pertandingan.




Semboyan You'll Never Walk Alone muncul di logo Liverpool pertama kali saat Liverpool merayakan hari jadinya yang ke 100 dan YNWA pula muncul di pintu gerbang utama stadion Anfield yang lebih dikenal dengan sebutan " Shankly Gate ". Tidak berasa hampir setengah abad (48 tahun) YNWA menjadi bagian dari Liverpool, menjadi saksi sejarah klub dan penyemangat di saat gelap. You'll Never Walk Alone, Himne dan cara setiap fans Liverpool menunjukkan kesetiaan, kefanatikan serta dukungan kepada para pemain di lapangan.

You'll Never Walk Alone juga senantiasa mengisi acara penghormatan bagi korban Tragedi  Hillsborough tiap tahunnya dan tidak pernah absen. Pada 15 November 2009, seorang anak kecil naik turun ke lapangan stadium milik Hanover dan menyanyikan You'll never Walk Alone untuk menghormati dan mengenang Kiper Hanover, Robert Enke yang meninggal bunuh diri 2 hari sebelumnya dan membuat 45 ribu orang yang hadir kala itu menangis. You'll Never Walk Alone juga membuat hati gelandang elegan Xavi Hernandez terkesan sama superior suporter Liverpool. 


Sejarah mencatat beberapa kejadian ajaib di Anfield dikarenakan semboyan tersebut. Maka tak hayal kalau Anfield termasuk stadion yg mempunyai desibel tertinggi di dunia dan hal itulah yang dijadikan " alasan " seorang Jose Mourinho yang menilai goalnya Luis Garcia dicetak oleh keriuhan di Anfield. Salah satu quote terbaik mengenai You'll Never Walk Alone ini datang dari Thierry Henry " Supporter Liverpool sangat mengesankan, satu-satunya perasaan dan moment yang aku ingin rasakan ketika bertandang ke Anfield adalah Ketika tersentak melihat para supporter berdiri dan mulai menyanyikan You'll Never Walk Alone. I love it " Thierry Henry. Satu hal yang membuat YNWA spesial, adalah fakta bahwa, anda tidak bisa menyanyikan secara lengkap lagu ini, tanpa menenteskan air mata Namun setelah anda dapat menyelesaikan lagu tersebut, ada sesuatu yang menyadarkan bahwa gak selamanya ada kegelapan, ada golden sky di depan. Seorang Joe Cole menjadikan You'll Never Walk Alone sebagai alasan dia bergabung ke Liverpool. dia berkata " Astmofer (YNWA sebelum pertandingan dimulai) yang tercipta di sini sungguh brillian, oleh karena itu, aku bergabung di klub ini " Joe Cole.

Sejumlah penyanyi papan atas pernah menyanyikannya seperti Patti La Belle (The Blue Belles), Frank Sinatra, Elvis Presley, Placido Domingo, Barbra Streisand, Tom Jones, Crowd, The Three Tenors, Righteous Brother and Tammy Wynette sampai Jordin Sparks.

You’ll Never Walk Alone – 1954 – Roy Hamilton
You'll Never Walk Alone - 1963 - Gerry and the Pacemakers
You'll Never Walk Alone - 1968 - Elvis Presley
You'll Never Walk Alone - 1985 - Crowd  (Charity record, fund raising for the Bradford football fire. Gerry Marsden returned, with others, to remake his 1963 No 1.)
You'll Never Walk Alone – 1989 – Isley Brothers 



Gerry and The Pacemaker


You'll Never Walk Alone 


When you walk, through the storm
Hold you head up high
And don't be afraid , Of the dark
At the end of the storm, is a golden sky
And sweet silver song of our love
Walk on, through the wind
Walk on, through the rain
Though your dreams be tossed 
And walk, 
Oh, walk on (walk on)
walk on (walk on)
Walk on(walk on)
With hope in your heart
And you'll never walk alone
You'll never walk alone
Alone 




Tuesday, June 12, 2012

Arjan Brass - Leonie


Tahu lagu bejudul Leonie? Tahu dong itu lagu sendu berdurasi 4:05, hit sekali dirilis tahun 1976 dibawah label Negram yang melantunkannya adalah Arjan Brass. Tapi siapakah Arjan Brass itu? Penyanyi juga pianis dan saxofonis asal Belanda ini lahir tgl 11 Juni 1951 (kemarin hari ulang tahunnya ke 61) di Delft pernah bergabung anggota beberapa band. Akhir 60an bergabung dengan The First Six, tahun 1970 bergabung dengan The Fashions kemudian The Statues dan akhirnya dengan Soul Fire. Tahun 1971 dengan The Statues mengeluarkan singel Can't Find a Way Arjan sebagai vokalis (anggota lainnya Ritty van Straelen [aka Ritty McGarritty] (vokal,drums), Herman Langelaan (gitar), Ben Bos (bas) hehe.. lucu ya, dan Piet Rutger (keyboard)).



Tahun 1973 Arjan merilis singel pertamanya Tommorow . Kemudian tahun 1976 sukses mengkomposisi  sendiri Leonie dan The Rain Keeps Falling (2 Trek). Arjan Brass setahun kemudian merilis single Annabelle dalam dua versi bahasa Belanda dan Inggris dan singel Samuel.akhir tahun 1977.


Setelah tahun 1977 Arjan lebih fokus menulis untuk artis lain dan bekerja sebagai musisi dan backing vokal. Namanya mendukung The Care Bears dan Dr. Snuggles. Tahun 1991 membuat cd dari lagu-lagu populer seperti Nothing Compares 2 U, Verdammt, ich lieb "dich dan Unchained Melody tampil sebagai pemain saksofon. Di akhir hidupnya Arjan memiliki perusahan Arjan Brass Music Production untuk melayani pesta-pesta dan pernikahan. 28 Desember 2007 Arjan meninggal di kota asalnya Nieuwegein dan dikremasi tanggal 2 Januari 2008.

Berikut Leoni dari Youtube:

Arjan Brass - Leonie (1976)......
Leonie, Leonie
I dream of only you
And it seems you're somewhere around
With anything I do, with everything I do

Leonie, Leonie
I dream my life away
Make believe you're still around
In dreams of yesterday

Leonie
All those years I searched for you
But you never came to end the dream
Leonie, you are flowing on my mind
Like a never, like a never
ending stream

Leonie, Leonie
I dream of only you
And it seems you're somewhere around
With anything I do, with everything I do

Leonie, Leonie
I dream my life away
Make believe you're still around
In dreams of yesterday

Leonie
I recall the days I spent with you
The little words and things we used to say and do
Leonie I can't get you off my mind
And I wonder, wonder why
I love still

Leonie, Leonie
I dream of only you
And it seems you're somewhere around
With anything I do, with everything I do

Leonie, Leonie
I dream my life away



Sumber: internet

Sunday, June 3, 2012

Halo - halo Bandung vs Hallo Bandoeng


Halo-halo Bandung, Ibu Kota Periangan
Halo-halo Bandung, kota kenang-kenangan
Sudah lama beta, tidak berjumpa dengan kau
Sekarang telah menjadi Lautan Api
Mari bung rebut kembali

Siapa yang tak kenal dengan lirik lagu diatas lagu mars yang mengobarkan semangat yang konon diciptakan oleh  Ismail Marzuki (atau Cornel Simanjuntak, Bona L. Tobing, atau para pejuang Bandung Selatan?). inspirasi diciptakannya lagu 'Halo Halo Bandung' sendiri, sudah umum diketahui. Yaitu diilhami peristiwa ketika Bandung sengaja dibakar, yang dikenal dengan peristiwa 'Bandung Lautan Api'. Tanggal 24 Maret 1946, para penduduk Bandung sengaja membakar rumah mereka. Tujuannya agar Belanda tidak bisa menggunakan Bandung sebagai markas mereka.

Kata 'Hallo Bandoeng', meroket menjadi ungkapan populer, sejak pertama kali terlontar tahun 1929 dari ucapan ratu Belanda di masa itu, yaitu Ratu Emma, ibunda Ratu Wilhelmina. Siapa mengira hanya dua kata sederhana yang diucapkan Ratu Emma kemudian menjadi legenda sampai bertahun-tahun kemudian?

                                           Ratu Emma, Juliana, Pangeran Hendrik, Wilhelmina
Ketika itu di Belanda musim dingin,7 Januari 1929. Ratu Emma (1880 – 1962) yang sepuh, 71 tahun, duduk menghadap meja. Diletakkannya karangan bunga untuknya di atas meja. Di atas meja itu ada mikrofon besar. Inilah saat dimulainya peresmian sarana komunikasi telefon antara Belanda-Indonesia, yang terbuka untuk umum.
Sang Ratu duduk di Belanda, lawan bicaranya duduk di Indonesia. Di masa itu, ini adalah moment luar biasa. Maklum, sebelumnya tak pernah terbayangkan bahwa orang di Belanda akan langsung bisa saling berbicara dengan orang di benua lain yang jaraknya beribu-ribu kilometer, seperti Indonesia.

Ratu Emma bersiap-siap berbicara dengan istri Gubernur Jendral di Indonesia (Hindia Belanda). Peresmian itu ditandai dengan kalimat pertama Ratu Emma, 'Hallo Bandoeng, Hier De Haag' (Hallo Bandung, di sini Den Haag). 

Tak ketinggalan penyanyi Belanda Willy Derby turut menangkap moment bersejarah itu. Ucapan bersejarah Ratu Emma itu dikutip sebagai judul lagunya, 'Hallo Bandoeng'. Lagu ini diedarkan melalui piringan hitam di tahun 1929.



Berikut ini video lagu 'Hallo Bandoeng' versi Belanda yang dinyanyikan Willy Derby:






Penasaran seperti apa lirik lagunya..silakan disimak.

"HALLO ! BANDOENG!"

Klein moedertje stond te beven
Op het telegraaf kantoor
Vriendelijk vraagt de telefonn juffrouw
Dadelijk krijgt U wel gehoor
Trillend op haar oude benen
Greep zij de mikrofoon
En toen hoorde zij verwonderd
naar de stem van hare zoon
HALLO - HALLO - BANDOENG ?
Ja moeder hier ben ik
Dag lieve jongen zegt zij met een snikHallo - Hallo
Hoe gaat het oude vrouw
Jongen lief, ik verlang zo erg naar jou

Terjemahan dalam bahasa Indonesia diatas kira-kira berbunyi :

HALLO  BANDOENG
Bunda mungil berdiri mengigil
di suatu kantor telepon
Dengan ramah operator telepon wanita bertanya
Sebentar Ibu bakal dapat jawaban
Gemetar ia berdiri ditopang kaki tua
Diraih mikropon
Dengan heran terdengar
suara dari putranya.
Hallo - Hallo -Bandung ?
Ya Ibu, aku disini !
Anakku sayang, ucapnya dengan terbata
Hallo - Hallo
Apa kabar Ibunda ?
Anakku sayang, aku amat rindu padamu !


*Lagu Hallo Bandoeng ini juga dinyanyikan oleh wieteke van dort.



Tuesday, May 29, 2012

Teresa Teng : Tian Mimi & Dayung Sampan


Teresa Teng lahir pada tanggal 29 Januari 1953 di Yunlin, Taiwan. Dan meninggal di Chiang Mai, Thailand pada 8 Mei 1995 dalam umur 42 tahun. Teresa Teng terkadang namanya ditulis Teresa Tang, Teresa Deng atau Deng Lijun. Dia merupakan seorang penyanyi legendaris dari Taipei, Taiwan. Ia merekam beberapa lagu terkenal, termasuk "Kapankah Kau Akan Kembali (pinyin: Hé Rì Jūn Zài Lái). Selain lagu-lagunya yang berbahasa Mandarin, ia juga pernah merekam lagu-lagu dalam bahasa tradisional Taiwan, bahasa China dialek Kanton, bahasa Jepang, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Ia dimakamkan bagai seorang pahlawan di Taiwan, dengan bendera Taiwan menutupi peti matinya dan Presiden Taiwan saat itu, Lee Teng-hui, menghadiri pemakamannya. Teresa dimakamkan di sebuah kaki gunung di Chin Pao San (Jinbaoshan, arti harafiahnya Gunung Harta Karun Emas), dalam sebuah kompleks pemakaman dekat Jinshan, dekat Taipei, Taiwan. Sebuah patung dirinya dalam pakaian pertunjukan dipajang, diiringi dengan musik lagu-lagunya sebagai latar belakangnya, didirikan sebagai tugu peringatan di tempat pemakamannya tersebut. Disana juga terdapat sebuah piano elektronik raksasa dimana para pelayat dapat memainkannya dengan menginjak balok-balok piano tersebut. Makamnya ini sangat sering dijunjungi oleh para penggemarnya --- sebuah kebiasaan yang sangat berbeda dengan kebudayaan China untuk mengunjungi pemakaman pada umumnya. Sebagian gaun-gaun, perhiasan dan barang-barang pribadi Teresa dipajang dalam sebuah eksibisi di Yuzi Paradise, sebuah taman kesenian di luar kota Guilin, China. Pada bulan Mei 2002, patung lilin Teresa Teng dipajang untuk umum di museum lilin Madame Tussauds di Hongkong.


Penghargaan yang pernah beliau terima :

  • New Singer Award untuk "Kūkō pada tahun 1974.
  • Gold Award pada tahun 1986, "Toki no Nagare ni Mi o Makase".
  • Grand Prix untuk Tsugunai pada tahun1984; Aijin pada tahun 1985; Toki no Nagare ni Mi o Makase pada tahun1986. Dialah orang pertama yang mendapat penghargaan Grand Prix tiga tahun berturut-turut.
  • Outstanding Star Award  untuk Wakare no Yokan pada tahun1987.
  • Cable Radio Music Award untuk Wakare no Yokan pada tahun 1987 dan 1988.
  • Cable Radio Special Merit Award  pada tahun 1995 karena berturut-turut dapat Grand Prix Award.



Tian Mimi yang diambil dari lagu daerah Betawi/ Banten,  Indonesia yang berjudul Dayung  Sampan. Lagu Tian Mimi dipopulerkan oleh penyanyi asal Taiwan,  Teresa Teng. Lagu ini begitu populer di China maupun Indonesia bahkan mungkin lagu mandarin yang paling terkenal di dunia. 
Hampir semua tempat-tempat hiburan yang terdapat orang China di dalamnya mendengarkan lagu ini. Lagu ini memiliki irama yang ringan dan indah  lagu ini menceritakan tentang senyuman manis seorang gadis. Namun, lagu Dayung Sampan menggambarkan nasihat kepada nelayan yang sedang mencari ikan.





youtube






Dayung Sampan
Indonesian Folk song ini juga dilantunkan oleh penyanyi Indonesia diantaranya oleh Titiek Sandhora, Aida Mustafa, Ruta Zahara (Keroncong Betawi), The Blue Diamond, Hetty Koes Endang , dll.
Teresa Teng juga menyanyikan versi aslinya.
youtube


Naik sampan
Sampan didayung
Sampan pun m'laju hai nelayan
ke pantai nan biru

Kalau tuan mencari jodoh
Jangan mencari hai nelayan
selalu cemburu

Ya ya ya ya

Jangan selalu cemburu
Cemburu hatinya palsu
Dayung dayung dayung dayung sampan

Naik sampan menjala ikan
Ikan di jala hai nelayan
di tengah muara
Kalau tuan mencari makan
Makan dicari hai nelayan
menarik suara

ya ya ya ya

Mari menarik suara
narik suara bersama
dayung dayung dayung dayung sampan